Bayangkan… lebih dari 12 juta orang kehilangan rumah. Anak-anak berlari mencari tempat bersembunyi dari peluru. Ibu-ibu memeluk bayi yang menangis karena lapar. Keluarga-keluarga bertahan hidup hanya dengan seteguk air. Ini bukan sekadar konflik. Ini adalah tragedi kemাāύুsaan terbesar yang sedang terjadi di depan mata kita.
Krisis Kemanusiaan Paling Parah di Afrika Sudan kini berada di ambang kehancuran: 24,6 juta jiwa — setengah dari seluruh penduduk Sudan — mengalami kelaparan akut. 130.000 anak terjebak di Kamp Zamzam tanpa makanan dan air bersih. Wabah kolera dan malaria menyebar karena fasilitas kesehatan hancur. Bantuan kemanusiaan nyaris mustahil masuk karena jalur ditutup dan perang tak berhenti. Kelaparan kini menjadi musuh terbesar mereka. Ratusan ribu orang hanya bisa menunggu keajaiban… sementara dunia terus diam.
Melalui program "Indonesia Peduli Sudan", kami mengajak Sahabat untuk bergerak bersama mengirimkan:
- Paket makanan dan bantuan darurat bagi keluarga yang terjebak di wilayah perang.
- Obat-obatan dan perlengkapan medis untuk rumah sakit darurat dan tenaga kesehatan.
- Air bersih serta kebutuhan dasar bagi anak-anak dan para pengungsi.
Setiap rupiah yang Sahabat titipkan adalah napas kehidupan bagi mereka yang kini berjuang antara hidup dan mati.
Sahabat Peduli Jangan biarkan mereka berjuang sendiri, tunjukan kepedulian kita dengan ringankan beban
mereka sebagai wujud rasa persaudaraan kita.
Catatan :
1. Hasil penggalangan dana sudah termasuk operasional
Yuk Aamiinkan Do'a dan Ikhtiar
dari para Sahabat yang Peduli Sudan



